Tuesday, February 9, 2010

dirimu dalam kenangan

Tidak banyak kenangan tentang dirimu,
karena hanya sekali kita bertemu,
Ketika pada suatu malam ibumu menyapa,
Wahh ...surprise sekali sekaligus gembira,
itu pun kali pertama bertemu kembali dengan ibumu,
setelah bertahun tahun kami lalui dengan kesibukan masing-masing,
padahal kita sekota ....

Lantas ibumu mengenalkan dirimu yang ketika itu usiamu menginjak 4 tahun,
kamu menyebutkan namamu dengan lantang,
dan dengan gagahnya kamu menerima uluran salam perkenalan,
hmm...kamu nampak amat bongsor dibanding usiamu,
kata ibumu itu karena kamu doyan sekali minum susu,...gud boi,

Setelah malam itu tak pernah lagi kita bertemu,
tapi ibumu selalu menceritakan semua perkembanganmu,
setiap kali kami kontak,
bagaimana kamu disekolah,
di tempat les,
di rumah,
dan bagaimana hebohnya ibumu,
antara menjemputmu sekolah dan menjaga toko miliknya,
ibumu wanita yang hebat,
kamu pasti bangga mempunyai ibu seperti dia,
sebagaimana dia amat bangga memilikimu,
semuanya jelas terlihat ketika ibumu bercerita tentang dirimu,
wajahnya sangat sumringah dan penuh semangat,
seolah kaulah matahari dalam hidupnya,

Namun pada suatu pagi ketika kabar itu datang,
sebuah pesan singkat mengabarkan dirimu telah pergi,
antara kaget dan tak percaya ...
ternyata Tuhan sangat mencintaimu,
Dia telah memilihmu lebih dulu,
Dia ingin menjagamu tetap bersih,
dan memelukmu kembali,
dalam kepolosan dan bening hatimu,

Selamat jalan sayang
kamu selalu ada di hati kami
dalam kenangan terindah kami

(catatan kecil untuk sahabat tercinta)

No comments:

Post a Comment